goresan hidup seorang biduan

Selasa, 27 September 2011

Hukum Pergi Kepada Dukun dan Sejenisnya Untuk Memperoleh Kesembuhan dan Mempercayai Mereka

Pembaca berinisial F.A.A. dari Riyadh mengirimkan surat kepada kami. Dalam surat itu dia mengatakan, "Ayahku sakit jiwa dan penyakit tersebut sudah berlangsung lama. Selama itu pula berkali-kali datang ke rumah sakit. Tetapi sebagian kerabat meng-isyaratkan kepada kami agar pergi kepada seorang wanita. Kata mereka, wanita ini mengetahui penyembuhan untuk penyakit-penyakit demikian. Kata mereka, "Berikan nama saja kepadanya, dan ia akan memberitahukan kepada kalian tentang apa yang dideritanya dan memberikan obat untuknya." Apakah kami boleh pergi kepada wanita ini? Berilah fatwa kepada kami, terima kasih.

Jawaban:

Tidak boleh bertanya kepada wanita ini dan sejenisnya, karena ia termasuk golongan peramal dan dukun yang meng-klaim mengetahui perkara ghaib serta meminta bantuan kepada jin dalam pengobatan mereka dan berita-berita yang mereka sampaikan.

Telah shahih dari Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bahwa beliau bersabda,
"Barangsiapa mendatangi peramal lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari." (HR. Muslim dalam Shahihnya).

Dan telah shahih dari beliau Shalallaahu alaihi wasalam,
"Barangsiapa mendatangi peramal atau dukun lalu mempercayai apa yang dikatakannya, maka ia telah kafir kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad."
Hadits-hadits yang semakna dengan ini cukup banyak.

Kewajiban kita ialah mencegah mereka dan siapa yang datang kepada mereka, tidak bertanya kepada mereka dan mempercayai mereka, serta melaporkan mereka kepada pejabat yang berwenang sehingga mereka dihukum dengan hukuman yang setimpal. Karena membiarkan mereka dan tidak melaporkan mereka akan membahayakan semua orang, serta membantu keterpedayaan orang-orang bodoh kepada mereka, bertanya kepada mereka, dan mempercayai mereka.

Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda,

ãóäú ÑóÃóì ãöäúßõãú ãõäúßóÑÇð ÝóáúíõÛóíøöÑúåõ ÈöíóÏöåö ÝóÅöäú áóãú íóÓúÊóØöÚú ÝóÈöáöÓóÇäöåö ÝóÅöäú áóãú íóÓúÊóØöÚú ÝóÈöÞóáúÈöåö æóÐáößó ÃóÖúÚóÝõ ÇúáÅöíúãóÇäö


"Barangsiapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, maka rubahlah ia dengan tangannya. Jika tidak mampu, maka dengan lisannya. Dan jika tidak mampu, maka dengan hatinya, dan itu adalah selemah-lemah iman." (HR. Muslim, dalam Shahihnya).

Tidak diragukan lagi bahwa melaporkan mereka kepada penguasa, seperti Amir Negeri, Lembaga Amar Ma'ruf Nahi Mungkar dan Pengadilan, termasuk dalam kategori mengingkari mereka dengan lisan dan termasuk tolong menolong atas dasar kebajikan dan takwa. Semoga Allah menunjukkan umat muslim pada kemaslahatan mereka dan mereka selamat dari segala ke-burukan.

Syaikh Abdul Aziz bin Baz, Fatawa al-`Ilaj bi al-Qur'an wa as-Sunnah - ar-Ruqa wama yata`allaqu biha, hal. 36-37.

Hukum Perdukunan dan Mendatangi Dukun

Tentang perdukunan dan hukum mendatangi dukun?

Jawaban:

Kahanah (perdukunan) wazan fa'alah diambil dari kata takahhun, yaitu menerka-nerka dan mencari hakikat dengan perkara-perkara yang tidak ada dasarnya. Perdukunan di masa jahiliyah dinisbatkan kepada suatu kaum yang dihubungi oleh para setan yang mencuri pembicaraan dari langit dan menceritakan apa yang didengarnya kepada mereka. Kemudian mereka mengambil ucapan yang disampaikan kepada mereka dari langit lewat perantaraan para setan dan menambahkan pernyataan di dalamnya. Kemudian mereka menceritakan hal itu kepada manusia. Jika sesuatu terjadi yang sesuai dengan apa yang mereka katakan, maka orang-orang tertipu dengan mereka dan menja-dikan mereka sebagai rujukan dalam memutuskan perkara di antara mereka serta menyimpulkan apa yang akan terjadi di masa depan. Kerena itu, kita katakan, "Dukun adalah orang yang menceritakan tentang perkara-perkara ghaib di masa yang akan datang." Sedangkan orang yang mendatangi dukun itu terbagi menjadi tiga macam:

Pertama, orang yang datang kepada dukun lalu bertanya kepadanya dengan tanpa mempercayainya. Ini diharamkan. Hukuman bagi pelakunya ialah tidak diterima shalatnya selama 40 malam, sebagaimana termaktub dalam Shahih Muslim bahwa Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda,
"Barangsiapa yang datang kepada peramal lalu bertanya kepada-nya tentang suatu perkara, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari atau 40 malam."

Kedua, orang yang datang kepada dukun lalu bertanya kepadanya dan mempercayai apa yang diberitakannya, maka ini merupakan kekafiran kepada Allah Subhannahu wa Ta'ala . Karena ia mempercayainya tentang pengakuannya mengetahui perkara ghaib, sedangkan mempercayai seseorang tentang pengakuannya mengetahui per-kara ghaib adalah mendustakan firman Allah Subhannahu wa Ta'ala ,
"Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah." (An-Naml: 65).
Karenanya, disinyalir dalam hadits shahih,
"Barangsiapa mendatangi dukun lalu mempercayai apa yang diucapkannya, maka ia telah kafir kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad."

Ketiga, orang yang datang kepada dukun lalu bertanya kepadanya untuk menjelaskan ihwalnya kepada manusia, dan bahwasanya itu adalah perdukunan, pengelabuan dan penyesatan. Ini tidak mengapa. Dalil mengenai hal itu, bahwa Nabi Shalallaahu alaihi wasalam kedatangan Ibnu Shayyad, lalu Nabi Shalallaahu alaihi wasalam menyembunyikan sesuatu untuknya dalam dirinya, lalu beliau bertanya kepadanya, apakah yang beliau sembunyikan untuknya? Ia menjawab, "Asap." Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda,

ÇöÎúÓóÃú Ýóáóäú ÊóÚúÏõæó ÞóÏúÑóßó


"Pergilah dengan hina, kamu tidak akan melampui kemampuanmu."
Inilah keadaan orang yang datang kepada dukun,

Pertama, ia datang kepada dukun lalu bertanya kepadanya dengan tanpa mempercayainya dan tanpa tujuan menjelaskan ke-adaannya (kepada manusia). Ini diharamkan, dan hukuman bagi pelakunya ialah tidak diterima shalatnya selama 40 malam.

Kedua, ia bertanya kepadanya dan mempercayainya. Ini kekafiran kepada Allah Subhannahu wa Ta'ala, yang wajib atas manusia bertaubat darinya dan kembali kepada Allah. Jika tidak bertaubat, maka ia mati di atas kekafiran.

Ketiga, ia datang kepada dukun dan bertanya kepadanya untuk mengujinya dan menjelaskan keadaannya kepada manusia. Ini tidak mengapa.

Al-Majmu' ats-Tsamin min Fatawa asy-Syaikh Ibn Utsaimin, jilid 2, hal. 136-137

Hukum memelihara burung dan ikan sebagai hiasan


TANYA:
Apakah diperbolehkan menangkap burung serta memasukkannya ke dalam sangkar, kemudian disimpan di dalam rumah sebagai hiasan seperti burung kakatua dan jenis burung lainnya, atau burung bulbul untuk mendengarkan kicauannya, atau memelihara ikan dalam aquarium?

JAWAB:
Hal tersebut tidak berdosa, jika anda tidak berbuat zhalim, dan hendaklah anda memperlakukannya dengan baik dalam hal memberi makanan dan minumannya. Baik binatang peliharaan tersebut berupa burung kakatua, burung dara, ayam atau binatang peliharaan lainnya dengan syarat harus diperlakukan dengan baik dan tidak menzhaliminya, baik binatang peliharaan itu dipelihara di dalam kolam, sangkar atau aquarium seperti ikan misalnya. Sesungguhnya Allah Maha Pelindung lagi Maha Penolong.

(SUMBER: Syaikh Ibn Baz, Fatawa Islamiyah, 4/448-449. BACA: FATWA-FATWA TERKINI, PENERBIT DARUL HAQ, TELP-021-4701616)

Tahap-tahap penyesatan setan

Syaithan adalah musuh sejati Bani Adam, maka hendaklah manusia berhati-hati serta waspada terhadap segala tipu daya yang mereka lancarkan untuk menyesatkan manusia. Di antara jurus dan tipu daya yang mereka lancarkan ialah melalui celah perbuatan dosa dan maksiat dengan berbagai tingkatannya.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah di dalam kitabnya Madaarijus Saalikin telah menjelaskan beberapa jurus dan tipu daya syaitan dalam menjerumuskan manusia. Berikut ini langkah-langkah syaitan dalam menyesatkan manusia:

Pertama: Kekufuran dan Kesyirikan

Yaitu ajakan syaitan kepada manusia agar kufur kepada Allah subhanahu wata’ala, keluar dari agama-Nya dan mengingkari sifat-sifat-Nya. Di antara bentuk kekufuran yang terkadang masih samar bagi kebanyakan manusia adalah ajakan berbuat kesyirikan.

Syirik merupakan ajakan dan tipu daya syaitan yang terbesar untuk menyesatkan manusia, karena syaitan menyadari dosa syirik tidak akan di ampuni oleh Allah subhanahu wata’ala.

Apabila syaitan itu menang dan mampu menggelincirkan manusia dalam langkah ini, maka permusuhan antara dia dengan manusia akan berkurang. Dia akan menjadikan bani Adam yang menyambut ajakan dan seruannya tersebut sebagai bala tentaranya (agen-agen syaitan), akan tetapi di hari Kiamat nanti syaitan akan berlepas diri dari tanggung jawabnya terhadap manusia.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya,
“Dan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan, syaitan berkata, “Sesung-guhnya Allah telah menjanjikan kepada-mu janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepadamu, tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tiada kekuasaan bagiku terhadapmu, melain-kan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku. Oleh sebab itu, janganlah kamu mencerca aku, akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamu pun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu menjadikan aku sekutu (bagi Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya hamba-hamba yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.” (QS. Ibrahim: 22)

Akan tetapi, jika manusia selamat dan tidak tertipu dengan tipu dayanya ini karena mendapatkan ilmu dan hidayah dari Allah subhanahu wata’ala, maka syaitan akan berusaha menempuh langkah berikutnya:

Ke Dua: Berbuat Bid’ah

Apabila syetan gagal menyesatkan manusia dengan cara yang pertama, yakni kemusyrikan maka dia akan berusaha menyesatkan manusia dengan cara yang lain, yaitu melalui celah kebid'ahan. Oleh karena itu, wajib bagi setiap muslim mengetahui perbedaan antara sunnah dengan bid'ah. Bujukan dan ajakan syaitan dalam langkah yang ke dua ini, bisa dengan cara meyakini sesuatu yang berlawanan dengan kebenaran yang dengan hal itu Allah subhanahu wata’ala telah mengutus para rasul-Nya dan menurunkan kitab-kitab-Nya, yaitu dengan cara membujuk manusia tersebut agar beribadah kepada Allah subhanahu wata’ala dengan cara-cara yang tidak diizinkan oleh-Nya.

Dalam hal ini Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah berkata, “Bid'ah lebih disenangi oleh Iblis daripada perbuatan maksiat, karena pelaku maksiat biasanya bertaubat, sedangkan pelaku bid'ah tidak bertaubat.”

Apabila manusia itu selamat dari bujukan dan tipu daya yang ke dua ini dan dia mampu melawannya dengan cahaya Sunnah, berpegang teguh dengannya, mengikuti dan berjalan di atas manhaj salaf yaitu generasi terbaik dari ummat ini dari kalangan para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, maka syaitan akan menempuh langkah yang ke tiga.

Ke Tiga: Dosa Besar

Apabila syaitan merasa gagal menjerumuskan manusia lewat jalan kebid'ahan dalam agama, maka dia akan menempuh cara yang lain yaitu mengajak manusia untuk berbuat dosa besar. Syaitan sangat bernafsu untuk menjatuhkan seorang insan ke dalam dosa besar. Jika dia seorang alim yang menjadi panutan ummat, maka nantinya dosa yang dia perbuat tersebar di kalangan ummat, sehingga ummat akan lari dan tidak lagi mau mengambil ilmu darinya. (Tafsir Qayyim hal. 613)

Sahabat yang mulia Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, berkata, “Dosa besar adalah setiap dosa yang Allah tutup akhirnya dengan ancaman neraka, murka, laknat dan adzab-Nya.” (Tafsir Ath-Thabari 5/41).

Maka sudah semestinya setiap muslim untuk menjauhi dosa-dosa besar, agar selamat dari laknat Allah dan ancaman adzab-Nya. Perhatikanlah firman Allah subhanahu wata’ala berikut ini, artinya,
“Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang untuk mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia(surga).” (QS. An-Nisa`: 31)


Imam Adz-Dzahabi rahimahullah menuturkan, “Berdasarkan nash ini, Allah menjamin akan memberikan jaminan bagi orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar untuk memasukkannya ke dalam surga.” (Al-Kabaair tahqiq Sayyid Ibrahim, hal 13)

Orang mukmin yang melakukan dosa besar adalah orang mukmin yang keimanannya sedang menurun. Apabila dia meninggal dunia dalam keadaan tidak bertaubat dari dosanya, maka perkaranya dikembalikan kepada Allah subhanahu wata’ala. Jika Allah berkehendak mengadzabnya, maka Dia akan mengadzabnya sesuai dengan dosa yang dia perbuat, kemudian dimasukkan ke dalam surga. Jika Allah subhanahu wata’ala berkehendak mengampuni, maka Dia akan mengampuni dan tidak menyiksanya.

Inilah langkah ke tiga yang ditempuh oleh syaitan, apabila dengan cara ini dia tidak mampu menjerumuskan manusia, maka syaitan itu akan mengambil langkah yang ke empat, yaitu melakukan dosa-dosa kecil.

Ke Empat: Dosa Kecil

Apabila syaitan telah putus asa untuk menjerumuskan manusia ke dalam dosa besar, maka dia akan membujuknya untuk melakukan dosa-dosa kecil yang apabila terkumpul pada diri manusia, maka dapat membinasa-kannya. (Tafsir Qayyim hal. 613)

Banyak sekali hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yang memberikan peringatan akan bahaya dosa-dosa kecil. Diriwayatkan dari Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berkata kepadaku,
“Wahai 'Aisyah, waspadalah dari meremehkan amalan-amalan, karena ssungguhnya amalan itu akan dituntut pertanggungjawabannya di hadapan Allah kelak.” (HR. Abu Dawud, Darimi, Ibnu Hibban, Ahmad dan dishahihkan oleh Syekh Al-Albani)

Imam Ibnu Baththal rahimahullah berkata, “Dosa-dosa kecil apabila banyak dan dilakukan terus menerus bisa menjadi besar.” (Fathul Bari 11/337)

Imam Ibnu Qayyim rahimahullah berkata, “Setan akan senantiasa membujuk manusia untuk melakukan dosa kecil hingga dia menganggap enteng dosa tersebut, maka orang berbuat dosa besar dengan rasa takut masih lebih baik ketimbang orang yang meremehkan dosa walaupun kecil.” (Tafsir Qayyim hal. 613).

Ibnu Mas'ud radhiyallahu ‘anhu berkata, “Seorang mukmin hendaklah menyikapi dosanya bagaikan orang yang sedang duduk di bawah gunung besar yang nyaris menimpanya, sedangkan orang yang fajir melihat dosanya bagaikan lalat yang hinggap di hidungnya sekali kibas ia akan terbang.” (riwayat al-Bukhari)

Bilal Bin Sa'id rahimahullah berkata, “Janganlah engkau melihat kecilnya dosa, tapi perhatikanlah kepada siapa engkau berbuat maksiat.” (At-Tahzir Minal Muharramat) (Isnen Azhar, Lc)

Sabtu, 12 Juni 2010

Bagaimana Yahudi dikuburkan..




Mayat Yahudi
Bagaimana Mayat Yahudi diKebumikan
(Laporan ini hanya untuk Pengetahuan 'Am)
Dalam pekerjaan saya, saya terpaksa berkecimpung dan bertemu dengan segala
macam manusia dari segala macam bangsa dan ugama. Timbul pula satu
kesempatan saya berbual2 dengan seorang lelaki yang berugama Yahudi. Dia rajin
pergi ke synagogue-nya seperti kebanyakan orang kita juga rajin ke mesjid. Saya
bertanya kepadanya bagaimana mayat seorang Yahudi dikebumikan. Di bawah ini
adalah keterangannya:
Kebanyakan orang Yahudi tidak menyimpan mayatnya berhari-hari seperti mayat2
ugama Keristian,
Buddhist, Hindu, dan lain penganut ugama kafir. Ada yang menyimpan mayatnya
hanya sehari dan ada juga yang menyimpan mayatnya sampai tiga hari.
Kematian seorang Yahudi merupakan "family affair" saja dan amat jarang
diumumkan di suratkabar untuk
pengetahuan sahabat-handai atau masyarakat sekelilingnya (kecuali kalau si mati
itu adalah seorang pembesar synagogue atau pembesar negara.) Begitu juga
pengebumian mayat itu merupakan "family
affair" yang sangat private.
Bila mayat akan kebumikan, disiapkan sebuah lemari cermin yang berdiri, tidak
sebuah peti mayat
(coffin) seperti ugama2 lain. Mayat ini dibersihkan dan diberi pakaian yang bagus
dan didandankan: rambutnya disikat rapi dan dibedakkan supaya wangi baunya.
Mayat di-injek dengan obat yang mengeraskan tubuhnya. Selepas itu mayat itu diberdiri-
kan di dalam lemari cermin itu dan diikat di beberapa bagian tubuhnya
supaya tubuh mayat dapat berdiri tegak dalam lemari cermin itu. Jadi, mayat Yahudi
tidak dibaringkan dalam "coffin" seperti mayat2 ugama lain.
Di tanah perkuburan Yahudi sudah digali sebuah lobang empat persegi dengan lebar
kira2 dua kaki setengah (two and half feet square) dan dalamnya kira2 enam kaki.
(Tidak seperti kubur Islam yang biasanya (rectangle) panjangnya 6 kaki, lebarnya
sekitar 3 kaki dan dalamnya kira2 enam kaki.) Ini kerana cermin lemari yang
digunakan sebagai "peti mayat" itu akan ditanam berdiri tegak.
Waktu meng-kuburkan mayat biasanya pada waktu senja (kalau kita ?kira2 waktu
maghrib) apabila matahari hampir akan terbenam - tidak begitu terang dan tidak
pula terlalu gelap. Mayat dibawa ke tanah
perkuburan dengan "special trailer" yang dapat mengangkut lemari mayat itu
dengan keadaan "berdiri" (maksudnya tidak perlu "dibaringkan" walaupun dalam
kereta mayat. Apabila lemari mayat tiba di tanah perkuburan, lemari itu di-transfer
ke sebuah trolley (beroda dua) dengan keadaan lemari itu berdiri. (Trolley ini sama
seperti kita kadang2 melihat pekerja2 Pepsicola atau Cocacola menolak trolley
minuman dari lori masuk ke kedai.) Apabila tiba di lobang kubur, lemari cermin itu
dimasukkan ke dalam lobang "vertical" itu dengan menggunakan tali. Yang
memasukkan mayat ke dalam lobang adalah anggota keluarga saja. Setelah lemari
cermin itu dapat berdiri tegak dalam lobang, maka disendalkan tanah2 agar lemari
itu tidak memiring ke mana2 apabila lobang itu ditimbus dengan! tanah. Kerja2
mengebumikan mayat ini semuanya dilakukan dalam keadaan cahaya samar2 - tidak
terang dan tidak begitu gelap. Biasanya tidak sampai satu jam, bereslah urusan
pengebumian ini.
Yang ikut menghantar mayat ke kuburan hanya anggota keluarga. Mereka yang tidak
ada hubungan darah
dengan si mati tidak digalakkan ikut bersama. Ini agar sikap "family affair" dalam
urusan mayat dapat
terpelihara. Jadi, dalam upacara mengebumikan mayat Yahudi, tidak banyak yang
ikut ke cemetary. Biasanya tidak lebih dari 10 orang, dan tidak ada rabbi (bunyinya
"rabai" - paderi Yahudi) yang mengantarinya ke kubur. Maka tidak adalah do'a
mantera yang dibacakan.
Setelah selesai pengebumian mayat, anggota keluarga pulang ke rumah. Mereka
duduk di kursi dalam bentuk "circle" dan bertafakkur mengingatkan mayat yang di
dalam kbur dan nasibnya di dalam kubur. Biasanya tafakkur ini berlaku sepanjang
malam dari saat mayat dikebumikan sampailah hari esoknya. Mereka yang
bertafakkur tidak tidur sepanjang malam. Mereka semua duduk diam membisu
tanpa ada pembacaan mantera.
Impression: Sangkaan saya (repeat hanya "sangkaan"), kaum Yahudi sangat takut
diketahui orang apabila
seorang daripadanya mati kerana masyarakat Yahudi menjadi kurang seorang
akibat kematian itu. Kenapa
mayat Yahudi ditanam berdiri mungkin melambangkan "enggan tunduk" kepada
Tuhan Allah walaupun sudah habis hayatnya di dunia. Apakah ini satu "kesombongan
melulu" terpulanglah kepada yang ingin
men-interpretasikan.
Wallahu a'lam.
DatukYan.

Mengenal Yahudi




Mengenal Yahudi
Istilah “Yahudi (Judaism)” berasal dari kata Yahuda (Judah), salah satu dari dua belas anak
Ya’qub. Setelah kematian Sulaiman, bangsa Israel terbagi menjadi dua : Kerajaan Yahuda dan
Kerajaan Israel. Pada abad VI SM Kerajaan Israel ditaklukkan oleh Assiria dan penduduknya
diusir. Sehingga, bangsa Israel yang tersisa hanyalah yang berada di Kerajaan Yahuda. Mereka
inilah yang kemudian dikenal sebagai Yahudi.
Siapa Yang Disebut Sebagai Seorang Yahudi ?
Bagi Golongan Tradisional (Konservatif dan Orthodoks), seorang Yahudi ialah setiap orang yang
ibunya adalah seorang Yahudi (matrilineal) atau setiap orang yang telah melalui proses
konversi resmi untuk menjadi Yahudi. Bagi mereka, Yahudi sebetulnya lebih merupakan sebuah
kebangsaan daripada sebuah agama. Akan tetapi bagi Golongan Reformasi, seseorang
dianggap Yahudi jika salah satu dari kedua orangtuanya adalah Yahudi dan yang bersangkutan
menganut paham Yahudi. Sehingga seorang anak dari ayah yang Kristen dan ibu yang Yahudi,
sementara anak itu tidak menganut paham Yahudi, maka anak itu adalah Yahudi menurut
Golongan Tradisional tetapi anak itu bukan Yahudi menurut Golongan Reformasi.
Sekte-sekte Yahudi
Dahulu kala, tanah Yahudi dikuasai oleh Yunani. Setelah itu terjadilah perang selama 25 tahun
antara Yunani dan Yahudi. Selama itu, Yahudi masih satu. Tetapi usai perang, mereka terpecah
menjadi tiga : Essenes, Sadducees (Sadduqiyah), Pharisees (Fariisiyyah).
· Essenes merupakan sekte yang asketis, mistis, sangat ketat, dan memisahkan diri dari
masyarakat.
· Sadduqiyah merupakan sekte yang mengadopsi unsur-unsur Hellenik kedalam ajaran
mereka. Mereka hanya mempercayai Taurat Tertulis dan tidak percaya pada Taurat
Lisan. Mereka juga mengingkari Kebangkitan, Hisab, Surga, Neraka, Malaikat, dan
kedatangan Nabi Isa.
· Adapun Farisiyyah mempercayai baik Taurat Tertulis maupun Taurat Lisan, dan bahwa
keduanya bisa direinterpretasi oleh para rabbi. Para rabbi mereka tidak boleh menikah.
· Setelah Judea dikuasai oleh Roma dan timbul konflik dengan mereka, muncullah sekte
keempat yaitu Zealots. Mereka menyerukan perang terhadap Roma dan bahwa bunuh
diri lebih baik daripada ditawan oleh Roma. Ensiklopedia WAMY menyebutnya sebagai
Muta’asshibun (Fanatis) dan Saffaakiin (Yang Gemar Berperang dan Menumpahkan
Darah).
Dalam perjalanannya, diantara sekte-sekte diatas, hanya Farisiyah saja yang bisa tetap eksis.
Pada abad IX, muncul sekte baru yang bernama Al-Qurraa-uun (Karaites, Literalis). Mereka
tidak mempercayai Taurat Lisan dan juga interpretasi para rabbi atas Taurat Tertulis. Sehingga,
mereka berbeda dalam banyak hal dengan sekte yang menganggap absah interpretasi para
rabbi (sering diistilahkan dengan Golongan Rabbaniyyah). Diantara perbedaan itu ialah
mengenai bebarapa aturan Hari Sabbat : Qurra-iyyah berpendapat bahwa selama Hari Sabbat
tidak boleh menyalakan api di rumah (jadi rumah dibiarkan gelap) sedangkan Rabbaniyah
memperbolehkan. Demikian pula Qurra-iyyah berpendapat bahwa selama Hari Sabbat tidak
boleh berhubungan seks. Sebaliknya menurut Rabbaniyah Hari Sabbat adalah hari yang paling
baik dan paling nikmat untuk melakukan hubungan seksual. Sekarang ini, Qurraiyah
merupakan golongan yang sangat minoritas.
Disamping keempat sekte diatas, Ensiklopedia WAMY juga menyebut sekte-sekte yang lain :
Sekte Para Penulis dan Penghapus (Al-Katabah wa Al-Nassaakh), Saamiriyyuun, dan Sabaiyyah.
Yahudi di Amerika Serikat
5 dari 15 juta Yahudi saat ini tinggal di Amerika Serikat. Disana terdapat tiga sekte besar :
Sekte Reformasi, Sekte Konservatif, dan Sekte Orthodoks. Disamping itu terdapat pula satu
sekte kecil yaitu Rekonstruksionis. Sekte Konservatif dan Orthodox dimasukkan kedalam Sekte
Tradisional. Adapun sekte Reformasi dan Rekonstruksionis dimasukkan kedalam sekte liberalis
atau modern.
· Sekte Othodox percaya bahwa Allah telah menurunkan seluruh Taurat (Tertulis dan
Lisan) kepada Musa di bukit Sinai.
· Sekte Reformasi tidak percaya bahwa Taurat ditulis oleh Allah. 42 % dari Yahudi
Amerika adalah sekte Reformasi.
· Sekte Konservatif menengahi ketegangan antara Sekte Orthodoks dan Sekte
Reformasi. Mereka percaya bahwa Taurat dari Allah, tetapi mengandung komponen
manusia.
· Sekte Rekonstruksionis berpendapat bahwa Yahudi merupakan suatu peradaban
keagamaan yang berkembang (evolving). Mereka tidak percaya terhadap Tuhan
Personal dan juga tidak percaya bahwa Tuhan telah memilih kaum Yahudi.
Yahudi di Israel
5 juta Yahudi tinggal di Israel. Satu-satunya sekte Yahudi yang resmi dan diakui di Israel
adalah Sekte Orthodoks.
Kitab-kitab Suci Mereka
1.Perjanjian Lama, merupakan kitab suci bagi Yahudi dan juga Nasrani. Perjanjian Lama
terbagi dua :
1.1.Taurat (Tertulis, Tanakh)
1.2.Kitab-kitab (Asfaar) Para Nabi (NEVI’IM), terbagi atas dua :
1.2.1.Asfaar Nabi-nabi Zaman Dahulu.
1.2.2.Asfaar Nabi-nabi Zaman Belakangan.
Disamping itu terdapat pula Kitaabaat (The Writings)
2.Ester dan Yahudet
3.Talmud (Taurat Lisan) : merupakan tafsir atau penjelasan atas Taurat Tertulis.
Keyakinan Yahudi tentang Tempat Suci Mereka
Pemeluk Yahudi meyakini di tempat berdirinya Mesjid Umar inilah di masa lalu berdiri Solomon
Temple atau Kuil Sulaiman, Bait Allah yang didirikan Raja Solomon di zaman keemasan
Kerajaan Israel, sekitar tiga ribu tahun yang lalu. Bangunan itu menurut mereka, dibangun di
tempat Abraham, nenek-moyang bangsa Israel hendak menyembelih putranya Ishak menuruti
perintah Tuhan.
Dinding sebelah barat kompleks Al Haram Al Sharief dianggap sebagai sisa peninggalan
terakhir kuil Sulaiman yang sudah musnah itu. Ke tempat inilah para pemeluk Yahudi dari
seluruh dunia datang berdoa dan meratap berhiba-hiba pada hari-hari tertentu dalam
mengenang kembali penghancuran terhadap kuil mereka. Sebab itulah dinding ini disebut
Dinding Ratapan.
Zionisme
Zionisme adalah gerakan yang bertujuan untuk mengembalikan kaum Yahudi ke tanah
kelahiran mereka dan juga mengembalikan kedaulatan Yahudi diatas Tanah Raya Israel.
Seluruh komponen Yahudi, baik kiri ataupun kanan, relijius ataupun sekuler, bahu membahu
dan bersatu dalam gerakan ini, untuk mewujudkan tujuan gerakan ini.
Theodor Herzl, bapak pendiri Zionisme, pernah mengusulkan Uganda, dan rencananya ini
dikenal dengan nama ‘Uganda Plan’. Kaum Zionis kemudian menjatuhkan pilihan mereka pada
Palestina. Alasannya adalah Palestina dianggap sebagai ‘tanah air bersejarah bangsa Yahudi’,
dan bukan karena nilai relijius wilayah tersebut bagi mereka.
Pada Konferensi Biltmore pada tahun 1942, para pendukung Zionisme telah bersepakat dengan
komponen-komponen Yahudi yang awalnya menentang Zionisme, bahwa mereka semuanya
mendukung berdirinya Jewish Commonwealth (Negara Israel Raya).
Pada Perang Dunia Pertama, Yerusalem direbut tentara Inggris dari tangan Turki. Tahun 1948
imigran Yahudi dari Eropa memproklamasikan berdirinya negara Israel yang disusul serbuan
negara-negara Arab. Dalam perang itu Israel merebut pinggiran barat kota Yerusalem, sedang
Yerusalem Timur dimana kompleks Al Haram Al Sharief berada direbut pasukan elit Yordania,
Legiun Arab yang dipimpin para perwira Inggris. Tahun 1967, perang Arab-Israel berulang,
yang kali ini dimenangkan secara mutlak oleh Israel. Seluruh Palestina dan kota Yerusalem
termasuk kompleks Al Haram Al Sharief direbut tentara Israel.

Senin, 07 Juni 2010

Terapi mata minus




Mengobati mata minus, plus dan
silindris dengan cara alami
POSTED BY SHUN ON JUL-6-2008
Tulisan ini saya kutip dari buku Roberto Kaplan yang berjudul No Glasses, yang di
Indonesia diterbitkan oleh PT. Bhuana Ilmu Populer, terbitan tahun 200?
Sebelum kita memulai untuk mempelajari cara-cara menyembuhkan mata
minus(myopia), plus (presbyopia) dan silindris (astigmatism), perlu kita ketahui
beberapa penyebab utama kenapa kemampuan penglihatan mata (dalam buku ini
disebut sebagai vision-fitness) kita bisa menurun, antara lain adalah (tidak
berdasarkan urutan):
1. Pola makan yang tidak sehat, seperti asupan karbohidrat sederhana yang
berlebihan dan makanan yang terlalu diolah, serta makan ketika merasa stress
2. Bersekolah
3. Kebiasaan membaca yang salah
4. Polutan di udara, air dan makanan (bahan kimia, pengawet dll)
5. Konsumsi gula yang berlebihan
6. Kurang terkena sinar matahari
7. Tempat kerja yang buruk
8. Sekolah dan olahraga yang terlalu berorientasi pada keberhasilan
9. Tradisi keluarga
10. Perceraian
11. Sering berpindah-pindah
12. Terlalu banyak menonton televisi
13. Memakai monitor komputer yang buruk
14. Pola perilaku penyangkalan dan kecanduan
Beberapa hal lain yang perlu kita perhatikan
1. Kondisi mental sangat berpengaruh pada kesehatan pengelihatan mata (vision
fitness)
2. Memakai kacamata yang sesuai dengan ukuran minus/plus kita, justru akan
membuat kita semakin tergantung dengan kacamata dan tidak ada kesempatan
untuk memperbaiki penglihatan kita. Dalam buku ini disarankan, untuk
memakai kacamata yang setingkat lebih rendah (dengan kemampuan
penglihatan sekitar 87,5%) sehingga mata berusaha untuk memperbaiki
fokusnya, dan pada akhirnya bisa mengurangi ketergantungan pada kacamata.
3. Kondisi mata yang terkadang terasa capek, perih, buram dsb, adalah suatu
pertanda/pesan dari mata, kalau mata sudah terlalu capek, maka dari itu jika
kita mengalami hal-hal tersebut, segera istirahatkan mata anda untuk beberapa
saat
Latihan Otot Mata
dr wikipedia indonesia
Bagian-bagian mata secara sederhana terbagi atas;
1. Kornea
Lapisan terluar dari mata, yang melengkung dan mengkilat. Bagian ini
menutupi iris (bagian berpigmen). Kornea mengkontrol 80% daya pembiasan
mata. Kornea mendapat nutrisi dari air mata, yang juga berfungsi sebagai
pelumas. Air mata didistribusikan keseluruh permukaan kornea ketika kita
berkedip.
2. Iris dan Pupil
Iris adalah selaput berwarna diantara kornea dan lensa. Otot iris dirangsang
oleh ada atau tidaknya sinar. Jika sinar terlalu banyak, ototnya berkontraksi
sehingga pupil (celah hitam dibagian tengah iris) mengecil. Di tempat gelap,
otot-ototnya mengendur dan pupil membesar. Dengan demikian, iris mengatur
jumlah sinar yang masuk ke mata.
3. Lensa Mata dan Otot Ciliar
Lensa mata adalah struktur cembung yang transparan, yang berguna untuk
memfokuskan cahaya yang masuk melalui pupil agar terbentuk gambar pada
retina. Otot ciliar mengatur focus cahaya dengan mengubah bentuk lensa. Otot
“pengatur focus” tersebut besifat involuntary, yaitu otot yang kerjanya tidak
dapat anda control secara sadar. Artinya, jika anda terlalu focus, otot ciliar
menjadi kejang dan lembam, yang mengakibatkan penglihatan anda kabur.
Anda juga akan merasakan terjadinya kelambatan dalam mengatur focus.
Stimulasi pada otot ciliar akan menambah kemampuan focus pada lensa
sehingga anda dapat berfokus pada detail kecil dalam jarak yang lebih dekat,
seperti ketika anda membaca, menjahit, merajut, bekerja dengan computer,
dan mecari nomor di buku telepon.
Berikut beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk membantu memelihara
kebugaran focus:
o Letakan ibu jari anda sekitar 15 cm didepan mata, berfokuslah pada
ibu jari, lalu lihat kejauhan, kemudian kembali focus ke ibu jari.
o Ketika melakukan aktivitas yang tidak memerlukan focus ke satu
benda secara terus menerus, pindahkan lah focus anda ke berbagai
objek, jauh dan dekat, secara bergantian, misal sewaktu duduk di
depan computer, pandanglah kibord, monitor, benda-benda diatas
meja, keluar ke jendela, kembali ke kibord, dst.
4. Retina dan Fovea
Retina adalah selaput yang sensifit terhadao cahaya, melapisi bagian belakang
bola mata, energi cahaya yang menyentuh retina diubah menjadi insyarat
kimiawi yang membawa informasi ke otak melalui saraf mata. Retina
berfungsi mendeteksi gerakan di sekitar penglihatan dan melihat di malam
hari.
Persepsi visual paling tajam terjadi di daerah dekat pusat retina yang disebut
fovea centralis. Ketika semua berkas cahaya terfokus secara tepat pada fovea,
anda melihat dengan ketajaman penuh.
Anda harus berhati-hati untk tidak membuat mata terlalu tegang untuk melihat
dengan jelas, hindari menatap ke suatu tempat dalam waktu yang sangat lama.
Biarkan mata anda menari dan bergerak. Membelalak pada sesuatu
menimbulan stimulasi berlebihan pada fovea dan dapat menyebabkan
kekejangan otot focus yang akhirnya dapat mengurangi efektivitas fungsi
retina sehingga anda kehilangan objek disekitar penglihatan anda.
5. Otot-otot luar mata
Setiap mata memiliki 6 otot yang mengelilingi bola mata. Mata dapat
bergerak ke kanan, ke kiri, bawah, atas, tengah, samping, selalu parallel satu
sama lain. Otot-otot ini melekas pada sclera (bagian bola mata yang berwarna
putih). Kemampuan anda mengkoordinasi gerakan otot-otot tersebut sangat
berpengaruh dalam menentukan tingkat vision fitness anda.
Latihan vision fitness untuk bagian-bagian tertentu pada mata.
1. Kornea: kedipkan mata sekali setiap tiga detik
2. Otot iris/pupil: hadapkan mata tertutup ke sinar matahari, dan kedipkan
(dalam keadaan tertutup)
3. Otot ciliar/lensa mata: sambil bernafas berfokus kearah dekat/jauh
4. Retina/fovea: jangan menatap terlalu lama, sering2 gerakanlah mata
5. Otot-otot mata: latihan meregangkan otot mata (menggerakan mata ke atas,
kebawah, samping kanan dan kiri)
6. Keseluruhan mata (relaksasi) menutup mata dengan kedua tangan (palming)
7. Kebugaran mata secara keseluruhan: sewaktu latihan, bayangkanlah bagian2
mata.
Beberapa latihan untuk meningkatkan Penglihatan
1. Zooming, adalah latihan melihat/focus dari benda yang jauh ke benda yang
dekat, secara bergantian. Misal dengan melihat pensil dengan jarak 15 cm
didepan mata dengan objek lain yang jaraknya lebih jauh, misal 4 meter atau
lebih.
2. Palming, adalah menutup mata dengan kedua telapak tangan. Gosok kedua
tangan dengan lembut sampai terasa hangat, kemudian letakkan telapak
tangan pada mata dalam kondisi terpejam, jangan tekan bola mata, tapi
letakan dengan halus pada tulang-tulang sekitar mata.
3. Latihan dengan Kartu test mata yang jarahnya berjauhan.
4. Soft focus, sama dengan zooming, hanya saja, selama focus mata tidak boleh
berkedip selama 5-25 detik, dan mata tidak terlalu focus, hanya melihat secara
santai.
5. Menguaplah dengan lebar, sampai anda benar-benar merasa rileks.
6. Dengan bola berayun, coba untuk focus ke bola yang bergerak karena
ayunan. Atau bisa diganti dengan bola pingpong/tennis yang sedang
dimainkan, atau alternative lain yang serupa.
7. Pencahayaan, dengan mata tertutup, pandanglah matahari, atau lampu yang
cukup terang, sampai mata anda terasa hangat.
8. Latihan peregangan otot mata, gerakan mata anda kebawah, keatas, tengah
samping.
9. Memijat bagian-bagian kepala yang mempengaruhi mata; bagian bawah
alis, pangkal hidung yang diapit oleh 2 mata, 2 sisi kening di ujung alis bagian
luar, titik bawah mata (tulang sekitar mata), bahu dekat tengkuk, 2 urat leher
di bagian tengkuk.
10. dll, lebih lengkap silakan baca bukunya ya..
Tambahan
1. Sering-seringlah berjemur bawah dimatahari
2. Sering-seringlah melihat warna-warna alami di luar ruangan
3. Makanan yang tidak dianjurkan selama masa latihan:
1. Minuman ber alcohol
2. Makanan atau minuman yang
mengandung kafein
3. Telor
4. Gorengan
5. Buah-buahan
6. Es krim
7. Keju
8. Rokok
9. Kopi
10. Susu
11. Daging merah
12. Obat-obatan (Selain yang
dianjurkan dokter)
13. Makanan yang mengandung
gula.
4. Olah raga yang dianjurkan:
1. Aerobic
2. Bersepeda
3. Dansa cepat
4. Jogging
5. Skating
6. Jalan kaki
7. Berenang
8. Tennis
9. Selancar
10. Yoga
11. Taichi
5. Menggunakan Pinhole glasses bisa sangat membantu menambah ketajaman
penglihatan anda. Barang ini cukup murah dipasaran, seorang teman
membelinya di Jepang dengan harga hanya 100 Yen (atau sekitar 8.000
rupiah), tetapi saya tidak tahu berapa harganya di Indonesia (saya kebetulan
membeli via internet dan harnya nya adalah 185.000, dan saya agak merasa
tertipu
Latihan dengan pinhole glases akan coba saya tulis lagi nanti..